Browse By

Miftahul Jannah, Alumni Program YCEE yang sukses meraih beasiswa TDV di Turki

Miftahul Jannah adalah salah seorang siswi Fakultas Agama Islam di Universitas Ahmad Dahlan. Meskipun baru duduk di semester satu di bangku perkuliahannya, Miftah tak tinggal diam duduk di kelas dan mengikuti pelajaran dari dosen-dosen. Jiwa kepemudaan yang tumbuh dalam dirinya, mengundangnya untuk berpartisipasi dalam program Youth Cultural and Educational Exchange (YCEE) 2019. Program tahunan yang di adakan oleh Youth Break the Boundaries di Istanbul, Turki berhasil membawa ketertarikan tersendiri bagi dirinya, sehingga ia pun memutuskan untuk mengukuti acara tersebut.

Salah satu motivasinya mengikuti Program YCEE adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan dan mencari pengalaman dengan orang asing. Program yang berlangsung selama empat hari itu, diawali dengan opening ceremony yang bertempat selat Bosphorus. Keindahan Istanbul pun terlihat begitu jelas dari cruise tempat acara dibuka.

Acara inti dari program ini berada di hari kedua; yaitu Simposium Internation. Setalah itu dilanjutkan dengan Project Group Discussion. Disini Miftah juga mendapatkan kesempatan untuk membagikan idenya.

Berlajut di hari ketiga adalah education tour. Pada sesi ini, kita juga turut mengunjungi Universitas Istanbul. Disana kita bertemu dan melakukan dialog dengan Rektor dari Universitas Istanbul, Prof. Dr. Mahmut Ak. “Andaikata pusat dari dunia adalah Istanbul, maka pusat dari Istanbul adalah disini (Gedung rektorat tempat kita berkumpul.” Tutur Pak Rektor. Memang tidak salah lagi kalua Universitas Istanbul merupakan salah satu bagian terpenting dari Pendidikan di Turki, karena ini merupakan universitas tertua di Turki yang didirikan pada masa penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih. Gedung tempat kita berkumpul juga merupakan tempat untuk sultan pada masanya.

Dikesempatan ini, Miftah mencoba memanfaatkan relasi sebaik mungkin. Salah satunya dengan Koordinator Mahasiswa Internasional di Universitas Istanbul, Dr. Faruk Tasci. Pertemuan singkat dengan beliau, menambah antusias Miftah untuk menyambung tali silaturrahmi.

Setelah mengikuti acara YCEE, akhirnya Miftah membulatkan niat untuk mendaftar beasiswa Turki. Salah satu persyaran untuk mendaftar di beasiswa itu adalah surat rekomendasi. Miftah pun mencoba meminta surat rekomendasi dari dosen di Universitas Istanbul sebagai penguat pendaftaran. Setalah mengumpulkan aplikasi pendaftaran beasiswa secara online, Miftah pun menunggu pengumuman selanjutnya dari pihak beasiswa.

Alhamdulillah, aplikasi yang dikumpulkan itu berbuah indah. Miftah terpanggil ke tahap wawancara. Rasa senang membaur dengan gelisah untuk mempersiapkan momen yang dinanti itu. Dengan rasa percaya diri, Miftah mencoba menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan.

Setelah itu, penantian Panjang pun datang dan membuat rasa galau, hingga akhirnya sebelum lebaran kurban, datanglah pengumuman bahwa Miftah diterima Beasiswa Turkiye DIyanet Vakfi di Universitas Marmara, Istanbul untuk jurusan Teologi.

Banyak hal yang bisa di dapat dengan mengikuti berbagai program internasional. Salah satunya adalah memperluas wawasan dan memperbanyak networking. Itulah yang Miftah ambil dari pengalaman yang diikuti. Miftah harap akan banyak pemuda-pemudi Indonesia yang mengejar mimpinya menembus batas cakrawala dunia dan pada saatnya nanti kita dapat berkumpul bersama dan bersinergi dalam membangun Indonesia. Salam pemuda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.