Seoul, Korea Selatan — Group 4 berhasil meraih 3rd Place Best Idea Innovation Senior Level dalam Korea Youth Summit (KYS) 2026 melalui proyek TwinBlue.
TwinBlue: A Twin-City Blueprint for Blue-Green Infrastructure mengangkat pengembangan infrastruktur blue-green melalui pendekatan kota kembar antara Seoul dan Shenzhen, dengan mengacu pada SDG 11.7.
Tim Penggagas Twinblue
Di balik keberhasilan Twinblue, terdapat anggota Group 4 yang berasal dari China dengan keahlian berbeda. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan dalam membangun solusi untuk tantangan warisan budaya.
- Tian ZhenJia
- LIAO Lihui
- Xiao Yan Liu
- Wang Zhaokun
Dalam pengembangan proyek, masing-masing anggota membawa bidang kontribusi yang berbeda. Wang Zhaokun berperan pada bidang GIS & Data, LIAO Lihui pada Presentations & Partnerships, Xiao Yan Liu pada Policy & Equity, sementara Tian ZhenJia berfokus pada Methods.
Perbedaan bidang tersebut menjadi bagian dari proses kolaborasi Group 4 dalam merancang TwinBlue. Pendekatan lintas keahlian digunakan untuk melihat isu perkotaan dari berbagai perspektif.
Latar Belakang Proyek TwinBlue
TwinBlue dikembangkan dengan membawa isu pembangunan perkotaan yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Proyek ini menghubungkan dua kota, yaitu Seoul dan Shenzhen, dalam sebuah pendekatan yang disebut sebagai twin-city blueprint for blue-green infrastructure.
Gagasan tersebut memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 11.7 yang menjadi bagian dari kerangka proyek. Melalui fokus tersebut, TwinBlue menempatkan isu infrastruktur dan keberlanjutan sebagai bagian dari pembahasan mengenai pengembangan kota.
Proyek ini kemudian dikembangkan melalui berbagai bidang keahlian, mulai dari GIS dan data, sistem pesisir, kebijakan dan kesetaraan, metode, hingga presentasi dan kemitraan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Group 4 dalam membangun gagasan yang dapat melihat persoalan perkotaan secara lebih menyeluruh.
Mengenal Lebih Dekat Gagasan Twin-City
TwinBlue merupakan gagasan yang mengangkat pendekatan blue-green infrastructure melalui konsep kerja sama dua kota atau twin-city. Project ini mengambil Seoul dan Shenzhen sebagai dua kota yang menjadi fokus pengembangan gagasan. Melalui pendekatan tersebut, TwinBlue menawarkan sebuah blueprint yang dapat menjadi kerangka untuk melihat bagaimana infrastruktur biru dan hijau dapat mendukung pembangunan kota yang lebih inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Konsep blue-green infrastructure dalam project ini menggabungkan keberadaan unsur hijau dan unsur biru dalam perencanaan ruang perkotaan. Ruang hijau berkaitan dengan area seperti taman dan ruang publik, sedangkan unsur biru berkaitan dengan elemen perairan dalam lingkungan kota. Keduanya ditempatkan sebagai bagian dari pendekatan perencanaan kota yang tidak hanya mempertimbangkan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas ruang yang digunakan masyarakat.
Pemilihan Seoul dan Shenzhen menjadi bagian penting dari gagasan TwinBlue. Kedua kota tersebut diposisikan sebagai konteks untuk melihat bagaimana pendekatan blue-green infrastructure dapat dikembangkan melalui perspektif twin-city. Dengan membandingkan serta menghubungkan pengalaman antarkota, project ini membawa gagasan bahwa solusi pembangunan perkotaan dapat dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan masing-masing kota.
TwinBlue juga memiliki keterkaitan langsung dengan Sustainable Development Goal atau SDG 11.7. Target tersebut menekankan pentingnya menyediakan akses universal terhadap ruang hijau dan ruang publik yang aman, inklusif, serta mudah diakses. Karena itu, project TwinBlue tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga mengenai bagaimana ruang perkotaan dapat dirancang agar memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui gagasan tersebut, TwinBlue menempatkan kolaborasi antarkota sebagai salah satu bagian penting dalam membangun masa depan perkotaan yang berkelanjutan. Project ini menunjukkan bagaimana perspektif lokal dari Seoul dan Shenzhen dapat dipertemukan dalam sebuah kerangka yang lebih luas. Gagasan tersebut kemudian membawa Group 4 meraih penghargaan 3rd Place Best Idea Innovation Senior Level dalam Korea Youth Summit 2026.
Penutup
Melalui TwinBlue, Group 4 menghadirkan gagasan mengenai pengembangan kota yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan akses masyarakat terhadap ruang publik dan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan blue-green infrastructure melalui konsep twin-city Seoul dan Shenzhen menjadi bagian dari upaya melihat pembangunan perkotaan melalui perspektif kolaborasi dan keberlanjutan.
Penghargaan 3rd Place Best Idea Innovation Senior Level dalam Korea Youth Summit 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap gagasan yang dikembangkan Group 4. TwinBlue sekaligus menunjukkan bagaimana kolaborasi pemuda lintas keahlian dapat melahirkan perspektif baru dalam membahas tantangan perkotaan dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Baca juga: Pendaftaran Korea Youth Summit 2027 Resmi Dibuka!


