Seoul, Korea Selatan – Setelah rangkaian kegiatan yang dinamis dan penuh inspirasi, Korea Youth Summit 2025, yang diselenggarakan oleh Youth Break the Boundaries (YBB), resmi ditutup. Forum internasional ini berhasil menghadirkan delegasi muda dari 15 negara, pembicara kelas dunia, serta jaringan kemitraan global yang menjadi fondasi terselenggaranya acara besar ini.
Dengan tema besar inovasi pemuda dan sinergi budaya untuk pembangunan berkelanjutan, summit ini menjadi wadah nyata bagi generasi muda untuk bertemu, berkolaborasi, dan memimpin perubahan.
15 Negara, Satu Suara Pemuda Dunia
Delegasi muda dari negara-negara berikut hadir dan berkontribusi dalam berbagai sesi simposium, proyek, dan pertunjukan budaya:
- Bangladesh
- Belarus
- Filipina
- Indonesia
- Kazakhstan
- Meksiko
- Mongolia
- Selandia Baru
- Oman
- Rwanda
- Tanzania
- Timor Leste
- Uzbekistan
- Kenya
- Taiwan
Dengan latar belakang yang beragam, para delegasi ini membuktikan bahwa keragaman adalah kekuatan dan aksi dimulai dari dialog.
Penghargaan untuk Kontribusi Terbaik
Beberapa kategori penghargaan diberikan kepada peserta dan tim terbaik:
- Best Project Award: Group 3 (Junior) & Group 6 (Senior)
- Best Content Award: Group 4
- Best Costume Award: Nijananda Isha Al Farisy & Aulia Azizahra Rusdy
- Best Participants: Iveel Davaasuren, Dinmukhamed Turgan, Maghda Serafin Azizah, Abdul Rahim Ali Mussa
- Best Presenters: Uranzaya Bayarsaikhan, Julius Achilles Yusingbo, Maria Fernanda Camara, Jean-Luc Honetana
Mereka dinilai menonjol dalam inovasi, kolaborasi, kepemimpinan, dan ekspresi budaya.
Pembicara yang Menginspirasi
Forum ini juga menghadirkan pembicara lintas bidang yang memberikan wawasan mendalam tentang pembangunan, diplomasi, dan keterlibatan pemuda:
- Youngjo Choi (CEO, Study Korea News Inc.)
- Dong Chan Kim (Executive Director, Global Peace Youth Korea)
- Jooeun Kim (Peneliti Kerja Sama Pembangunan, Ewha Womans University)
- Jihye Lee (Spesialis Program, UNESCO KNCU)
Terima Kasih kepada Seluruh Mitra Resmi
Terselenggaranya Korea Youth Summit 2025 tidak lepas dari dukungan para mitra yang turut menyukseskan setiap aspek acara, baik dari sisi akademik, budaya, logistik, hingga publikasi:
- MAN 2 Kota Malang (Indonesia)
Mitra institusi aktif yang mengirimkan delegasi budaya dan akademik, serta turut meraih berbagai penghargaan. - ETL Global New Zealand – The Otara Youth (Selandia Baru)
Mitra pemuda Pasifik yang menampilkan HAKA dan menyumbangkan anggota tim pemenang Best Project Senior. - Global Peace Youth Korea
Organisasi yang mendorong nilai-nilai kepemimpinan berbasis karakter dan kerja sama antaragama. - Study in Korea
Program nasional yang memperkenalkan kesempatan studi tinggi dan koneksi budaya di Korea Selatan. - Woosong University (Korea Selatan)
Universitas mitra yang mendukung keterlibatan akademik lintas budaya. - Scholarships Corner, Scholarships 365, Everyday Scholarships, Scholarships Union, Opportunities Corner
Platform beasiswa global yang membantu memperluas akses peserta ke program summit melalui penyebaran informasi. - Bingkai Karya (Indonesia)
Mitra media yang mendukung penyebaran narasi summit secara kreatif dan berdampak.
Terima kasih telah mempercayai bahwa pemuda layak mendapatkan panggung global, akses inklusif, dan peluang nyata untuk memimpin.
Bukan Sekadar Forum, Tapi Gerakan
Korea Youth Summit 2025 adalah lebih dari sekadar konferensi. Ini adalah gerakan pemuda yang menyatukan iman, budaya, ide, dan aksi. Dari kunjungan ke Masjid Raya Seoul, parade busana tradisional, hingga penampilan HAKA, summit ini membuka mata dunia pada keragaman yang bermakna dan perubahan yang dimulai dari bawah.
“Kami datang membawa cerita—dan pulang dengan inspirasi dan tujuan yang lebih besar.”
Untuk para mitra, pembicara, penerima penghargaan, dan delegasi dari 15 negara: terima kasih telah melampaui batas, mengangkat suara, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.
Korea Youth Summit 2025 telah berakhir—tapi gerakannya baru saja dimulai.




