Seoul, Korea Selatan – Korea Youth Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Youth Break the Boundaries (YBB) bukan hanya menjadi panggung pertukaran gagasan, tetapi juga perayaan kebanggaan budaya. Salah satu segmen paling dinantikan dalam summit ini adalah Parade Kostum Tradisional, di mana para peserta menampilkan identitas budaya mereka melalui busana khas dari negara masing-masing.
Tahun ini, Penghargaan Best Costume (Kostum Terbaik) diraih oleh dua delegasi dari MAN 2 Kota Malang, Indonesia:
- Kategori Laki-laki: Nijananda Isha Al Farisy
- Kategori Perempuan: Aulia Azizahra Rusdy
Keduanya tampil memukau dengan busana adat Indonesia yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna budaya.
Busana yang Mereka Kenakan: Budaya yang Terwakili dalam Setiap Detail
Saat ditanya mengenai busana yang dikenakan, Nijananda menjelaskan:
“Ya, saya mengenakan atribut Sunda yang disebut Mojang Jajaka. Atributnya berupa pakaian berwarna kuning, kain batik, dan penutup kepala khas Sunda.”
Ia juga menyampaikan dengan penuh kebanggaan:
“Halo semuanya, hari ini kami mengenakan pakaian tradisional dari Indonesia.”
Sementara itu, Aulia Azizahra, yang memenangkan kategori perempuan, menjelaskan:
“Saya memakai kostum tradisional dari Sumatra, yaitu busana berwarna merah dan emas.”
Penampilan keduanya mengundang kekaguman dari para peserta lain dan menjadi pengingat akan kekayaan budaya Indonesia yang beragam.
Kriteria Penilaian
Penghargaan Best Costume diberikan berdasarkan beberapa aspek penting yang diamati langsung oleh para juri selama acara berlangsung:
- Kepercayaan diri dan penampilan selama parade
- Representasi budaya yang kuat dan autentik
- Keunikan busana dan keterkaitan dengan identitas daerah atau nasional
- Kesan keseluruhan dan keterlibatan audiens
Delegasi dari MAN 2 Kota Malang dinilai menonjol karena pembawaan yang elegan, percaya diri, dan penuh kebanggaan terhadap budaya mereka di hadapan audiens internasional.
Budaya yang Berbicara Tanpa Kata
Kemenangan Nijananda dan Aulia menjadi pengingat bahwa budaya bisa disampaikan bukan hanya melalui kata-kata, tapi melalui kehadiran, busana, dan rasa bangga. Dalam forum yang menjunjung tinggi keberagaman dan pertukaran budaya, kostum mereka bukan sekadar pakaian—melainkan simbol identitas, sejarah, dan representasi pemuda global.
Selamat kepada MAN 2 Kota Malang, yang telah mengangkat budaya Indonesia di panggung dunia dengan penuh kebanggaan dan keanggunan.




