YBB – Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea atau Indonesian–Korean Teacher Exchange (IKTE) kembali dibuka pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari Pertukaran Guru Asia-Pasifik untuk Pendidikan Global yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea bersama APCEIU di bawah naungan UNESCO. Di Indonesia, program ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).
Melalui program ini, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk mengajar sekaligus belajar langsung di lingkungan pendidikan internasional. Selain itu, program IKTE juga bertujuan memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berjalan sejak tahun 2013.
Tujuan Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea
Program IKTE dirancang untuk meningkatkan kualitas dan wawasan guru melalui pengalaman lintas budaya. Oleh karena itu, program ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, kamu akan mempelajari sistem pendidikan di negara mitra. Kedua, kamu dapat meningkatkan kompetensi global dan keterampilan komunikasi antarbudaya.
Selain itu, kamu juga akan berbagi praktik baik dalam pembelajaran, memperkaya metode pengajaran, serta membangun jejaring profesional di kawasan Asia-Pasifik. Dengan demikian, pengalaman ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah asal.
Baca juga : University of Geneva Excellence Master Fellowship 2026 in Switzerland
Informasi Umum Program Pertukaran Guru Indonesia-Korea
Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea memilih guru dari kedua negara untuk ditempatkan di sekolah lokal. Guru dari Korea akan mengajar di Indonesia selama sekitar enam bulan, termasuk pelatihan adaptasi. Sementara itu, guru Indonesia akan mengikuti program di Korea Selatan selama kurang lebih tiga bulan, termasuk orientasi budaya dan pendidikan.
Namun demikian, durasi program tetap dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan kedua pihak. Setiap tahun, program ini menyeleksi guru terbaik untuk ditempatkan di sekolah mitra.
Wilayah Sasaran Program IKTE 2026
Pada tahun 2026, program ini menyasar guru dari 32 provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua dan Papua Barat Daya. Oleh sebab itu, kamu perlu memastikan bahwa sekolah tempat kamu mengajar berada di wilayah sasaran.
Jadwal Pendaftaran IKTE 2026
Pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea dibuka mulai 2 Februari hingga 2 Maret 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi GTK.
Tautan resmi pendaftaran:
https://gtk.kemendikdasmen.go.id/ikte
Syarat Peserta Program IKTE 2026
Agar dapat mengikuti program ini, kamu harus memenuhi sejumlah kriteria. Kamu harus berusia 30–45 tahun dan berstatus sebagai guru ASN atau guru tetap yayasan. Selain itu, kamu perlu memiliki pengalaman mengajar minimal lima tahun di jenjang SD, SMP, SMA, atau SMK non-kejuruan.
Selanjutnya, kamu wajib memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif, dibuktikan dengan sertifikat TOEFL, IELTS, atau setara. Kamu juga diharapkan aktif dalam komunitas guru, memiliki prestasi atau keterampilan seni tradisional, serta memiliki pengalaman di forum internasional. Di samping itu, kamu harus sehat jasmani dan rohani serta bersedia mengikuti program hingga selesai.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Kamu perlu mengunggah dokumen administratif dalam format PDF, antara lain KTP, SK pengangkatan, SK tugas mengajar lima tahun terakhir, sertifikat bahasa Inggris, sertifikat prestasi, surat keterangan sehat, surat izin pimpinan sekolah, CV, serta foto berwarna terbaru. Oleh karena itu, pastikan seluruh dokumen sudah lengkap sebelum batas waktu pendaftaran.
Cara Mendaftar Program IKTE
Pertama, kamu perlu mengakses laman resmi pendaftaran. Setelah itu, kamu harus mengisi formulir daring dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan. Selanjutnya, kamu dapat memantau informasi lanjutan melalui menu FAQ atau pengumuman resmi di laman pendaftaran.
Kesimpulan
Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026 merupakan peluang berharga bagi kamu yang ingin mengembangkan kompetensi global, memperluas wawasan pendidikan internasional, serta membangun jejaring profesional lintas negara. Dengan persiapan yang matang dan dokumen yang lengkap, kamu memiliki kesempatan besar untuk menjadi duta pendidikan Indonesia di tingkat internasional. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftarkan dirimu sebelum batas waktu berakhir.




