Thursday, April 30, 2026

World Youth Festival 2025 Soroti Pembicara Global dan Expert Judges di Kuala Lumpur, Malaysia

Kuala Lumpur, Malaysia – Youth Break the Boundaries (YBB Foundation) resmi menutup World Youth Festival 2025 pada 9 Oktober. Festival ini menjadi pencapaian penting dalam misi YBB untuk memberdayakan pemimpin muda dari berbagai negara.

Digelar pada 6–9 Oktober 2025, festival ini mengusung tema “Unlock Your Full Potential”. Tema tersebut mencerminkan komitmen penyelenggara untuk mendorong anak muda lebih berani, menghadapi tantangan, dan memaksimalkan potensi diri.

Festival ini menjadi wadah bagi para delegasi untuk mempresentasikan ide bisnis, berdiskusi mengenai isu global, dan terhubung langsung dengan para ahli yang membentuk arah masa depan kepemimpinan serta kewirausahaan. Setiap rangkaian acara dirancang untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para peserta.

Salah satu bagian yang paling dinantikan dalam acara ini adalah hadirnya pembicara internasional yang membawa wawasan strategis dan pengalaman berharga. Setiap pembicara memberikan perspektif yang relevan dengan tantangan dan peluang yang saat ini dihadapi generasi muda.

Redza Shahid, Assistant Director di ASBhive (Asia School of Business)

Redza memberikan gambaran yang jelas tentang pesatnya ekosistem startup di Malaysia. Ia menjelaskan alur berkembangnya sebuah ide bisnis, mulai dari konsep hingga proses inkubasi.

Ia juga membahas karakter yang sering dimiliki para founder sukses, seperti keberanian bereksperimen, kemampuan pivot, dan konsistensi dalam menguji ide. Contoh nyata dari startup Malaysia membuat materinya mudah dicerna.

Redza mendorong pemuda global untuk melangkah sedikit demi sedikit. Menurutnya, inovasi berkelanjutan lahir dari kolaborasi dan visi jangka panjang.

Aidiel Mat Isa, Head of Partnerships di Pandai, startup EdTech yang didukung Y Combinator dengan valuasi 15 Juta USD

Aidiel memberikan salah satu sesi paling teknis dan detail. Ia menjelaskan perjalanan Pandai dari proyek lokal hingga menjadi startup valuasi USD 15 juta yang didukung Y Combinator.

Ia memaparkan proses mencari investor, menyusun pitch deck, sampai memahami pola pikir venture capital. Aidiel berbagi pengalaman langsung bekerja dengan jaringan investasi internasional.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan data dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, proyek anak muda akan lebih kuat jika menggabungkan kreativitas dengan strategi yang terukur.

Nurfarini Daing, Co-founder dan CEO Youth Trust Foundation (myHarapan)

Nurfarini menyampaikan perspektif yang lebih sosial. Ia memperkenalkan misi myHarapan dalam mendukung anak muda melalui program komunitas dan pelatihan social entrepreneurship.

Ia menjelaskan cara kerja social enterprise, tantangannya, dan mengapa pendekatan berbasis masyarakat penting untuk masa depan. Beberapa studi kasus yang ia bagikan menunjukkan dampak nyata anak muda di berbagai komunitas.

Nurfarini menekankan empati, keberlanjutan, dan inovasi sosial. Ia mengajak para pemuda untuk menciptakan solusi yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga membawa perubahan.

Fachru Nurul Umam, kandidat PhD di International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Co-founder Ayam Gepuk Top Global

Fachru membagikan kisah inspiratif tentang membangun bisnis kuliner hingga berkembang menjadi brand yang dikenal banyak orang. Ia menjelaskan dasar model bisnis franchise dan tantangan dalam scaling.

Selain itu, ia menerangkan bagaimana risetnya di bidang keuangan Islam membentuk pendekatan etis dalam menjalankan usaha. Menurutnya, nilai dan prinsip pribadi dapat berjalan sejalan dengan kesuksesan bisnis.

Fachru mendorong para pemimpin muda untuk membangun karir yang selaras dengan identitas diri. Ia menegaskan bahwa wirausaha adalah perjalanan menemukan tujuan, bukan sekadar mencari profit.

Amirul Haiqal, perwakilan Global Future Leaders Malaysia dan Anggota Selangor Youth State Legislative Assembly

Amirul mengajak peserta memahami proses pengambilan kebijakan publik. Ia menjelaskan bagaimana anak muda dapat berperan dalam pemerintahan dan mengapa representasi generasi muda itu penting.

Ia memaparkan tahapan pembuatan kebijakan, dari diskusi hingga implementasi. Contoh program kebijakan pemuda di Selangor memperlihatkan bahwa suara anak muda dapat menciptakan perubahan nyata.

Amirul mengajak para pemuda untuk tidak ragu terlibat dalam urusan publik. Ia percaya bahwa masa depan yang inklusif lahir dari partisipasi generasi muda.

Setiap pembicara memberikan sudut pandang yang berbeda, tetapi mereka memiliki tujuan yang sama: menginspirasi para delegasi muda agar terus belajar, mengeksplorasi peluang baru, dan berani mengambil langkah besar. Kombinasi ide, pengalaman, dan diskusi selama acara ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat penting dalam membentuk masa depan.

Hot this week

Best Courses to Study Abroad in 2026: Smart Choices for Your Future

YBB – If you are planning to study abroad...

King’s College London PhD Studentship 2026 in UK | Fully Funded Opportunity 

YBB - King’s College London is now accepting applications...

Art Major Asian Plus (AMA+) Scholarship 2027: Fully Funded Arts Study in South Korea

YBB – Pursuing your dream in the arts on...

Maudy Ayunda: Kisah Inspirasi Kuliah di Oxford & Stanford serta Tips Suksesnya 

YBB - Kisah Maudy Ayunda menjadi salah satu inspirasi...

Kisah Jerome Polin Raih Beasiswa ke Jepang: “Belajar Bukan untuk Nilai, tapi untuk Masa Depan”

YBB – Siapa yang tidak mengenal Jerome Polin? Sosok...

Topics

spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img